Tampilkan postingan dengan label Kunjungan kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kunjungan kerja. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 September 2016

Kunjungan penyerapan pandangan dari Tim Kementerian Sekretariat Negara RI ke Technopark Bantaeng

Kunjungan Tim Kementerian Sekretariat Negara , dalam rangka peneyerapan pandangan tentang Technopark Bantaeng (10 Agustus 2106). Adapun catatan penyerapan pandangan selama diskusi dan kunjungan ke lokasi :  
1).Technopark harus diisi orang orang profesional yg tidak terikat struktur birokrasi seperti ASN (menjadi masukan bagi tim ), 
2).kegiatan -kegiatan inovatif di TP Bantaeng ( teknologi pembenihan dan pengolahan pangan)  sebagai bekal  bisnis bagi technopreneur/PPBT sudah sesuai dengan ke inginan Bp.Jokowi. 
3).Merek pada kemasan produk agar di daftarkan sebagai HKI,

Sabtu, 27 Agustus 2016

Kunjungan Bp.Hajrial pemulia tanaman padi IPB 3 S dan IPB 4 S serta panen perdana hasil uji preferensi 7 varietas padi di Technopark Bantaeng

Bantaeng 23.08.2016






Salah satu fungsi dari Technopark adalah membangun link dengan perguruan tinggi, dan kunjungan Bp.Hajrial dari IPB sebagai pemulia tanaman (bibit) padi merupakan perwujudan dari fungsi technopark tersebut. Dalam kunjungannya ke Lembang, Bantaeng, Bp.Hajrial mengungkapkan rasa senangnya bertemu para petani dan PPL pertanian tanaman padi dan menjelaskan beberapa keunggulan varietas IPB 3S , kisaran produksi 7.04-10.23 ton/ha GKG dan IPB 4S kisaran produksi 7.02-10.5 ton/ha GKG serta keunggulan lainnya adalah tidak memerlukan banyak air (cukup macak macak saja).

Diserahkannya varietas IPB 3S dan IPB 4S (label kuning)  oleh pemulianya kepada Technopark Bantaeng merupakan berkah tersendiri terutama bagi masyarakat petani padi kabupaten Bantaeng. Dalam kunjungan ini juga dilakukan panen perdana oleh Kepala Bappeda/Koordinator tim kerja Technopark Bantaeng (Bp.Syamsul Alam), Direktur PTPP/Penanggung jawab kegiatan Technopark Bantaeng di BPPT  (Bp.Arief Arianto), Pemulia padi var,IPB 3S/4S (Bp.Hajrial), Kepala Badan Ketahanan Pangan (Ibu.Rita), Kepala Program Technopark Bantaeng di BPPT (Bp.Sutardjo) dan Kepala UPTD benih padi (Bp.Herman). Nantinya benih hasil panen ini masih harus ditanam kembali sebanyak 2 (dua) kali agar benih ini dapat disebar ke petani untuk dijadikan sebagai benih produksi (untuk konsumsi).  Dari 5 kg benih sumber akan dihasilkan benih untuk ditanam sekitar 100 hektar tanaman padi produksi (sekitar 2.000 kg benih sebar).

Selasa, 03 Mei 2016

Kunjungan Kerja Tim dari Balai Benih Loka Kab.Bantaeng

02 Mei 2016

Hari Senin 02 Mei 2016. Kunjungan kerja tim dari Balai Benih Loka Kab.Bantaeng yang di pimpin kepala Laboratoium Bp.Badawi ke Laboratoria Pengembangan Teknologi Industri Agro dan Biomedika (LAPTIAB) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Puspiptek Tengerang,Ada beberapa pusat yang terlibat dalam kegiatan di LAPTIAB tersebut salah satunya adalah  Pusat Teknologi Produksi Pertanian (PTPP). Pada kunjungan ini pihak Balai Benih Loka berdiskusi tentang tindak lanjut kerjasama antara PTPP (Technopark Bantaeng) dan Balai benih Loka tentang perbenihan kentang.

Pihak Balai Benih Loka  yang di wakili Bp.Badawi , menyatakan ke inginannya agar pihak PTPP dapat membantu penguatan SDM mereka karena banyak hal teknis yang perlu mendapat perhatian misalnya masalah sterilisasi dimana tingkat  kontaminasi masih cukup tinggi >50%, formulasi media tanam yang belum optimal, peningkatan keterampilan teknik perbanyakan ( kultur jaringan ) serta aklimatisasi. Pada kesempatan ini Kepala Lab.PTPP, Bp.Nasir Rofiq menjelaskan bahwa banyak kegiatan yang dilakukan di laboratorium dari teknik produksi, budidaya dan perbenihan dari komoditas ternak, ikan dan tanaman. Selanjutnya Insinyur Kepala,Technopark (TP)  Bantaeng BPPT, Bp Ahmad Suhendra menyatakan bahwa salah satu kegiatan yg ada di TP tahun 2016 ini adalah perbenihan kentang bebas virus yang kegiatannya akan dilaksanakan  di Balai Benih Loka dan merupakan  bentuk kegiatan penguatan SDM yang ada di sana.

Pada kunjungan ke fasilitas laboratorium yang di pandu oleh Ibu.Winda Nawfetrias, Bp.Eka Nurhangga dan Ibu.Nadia,  di jelaskaan tentang peralatan peralatan laboratorium  yang digunakan dan perbanyakkan tanaman melalui teknik kultur jaringan yang telah dihasilkan seperti ; kentang, pisang, satoimo, anggrek hitam, cendana, gaharu dsb, serta kunjungan ke fasilitas rumah kaca (kegiatan aklimatisasi).




Kamis, 03 Maret 2016

KUNJUNGAN KEPALA BPPT KE TECHNOPARK BANTAENG

Bantaeng 21 Januari 2016


Kita sudah merasakan manfaat dengan adanya Kerjasama Pemda Bantaeng dengan BPPT, terutama dalam Program TechnoPark khususnya dalam pengembangan benih budidaya pertanian maupun perikanan," ungkap Bupati Kabupaten Bantaeng, Bapak Nurdin Abdullah saat menerima kunjungan Kepala BPPT, Bapak Unggul Priyatno. Selama dua tahun menjalani kerjasama dengan BPPT, kabupaten Bantaeng sudah mendapatkan hasil yang signifikan. Keterbatasan lahan yang dimiliki telah mendorong arah pengembangan Kabupaten Bantaeng menjadi kawasan teknologi benih yang didalamnya mencakup pengembangan varietas, penilaian dan pelepasan varietas, produksi benih dan pengolahan hasil pertanian. Karenanya, tujuan kunjungan kerja Kepala BPPT ke Bantaeng kali ini adalah untuk merumuskan fokus kegiatan dan langkah-langkah positif untuk mewujudkan Techopark Banateng sebagai pusat perbenihan, seperti yang diharapkan Bapak Bupati agar kawasan Technopark Bantaeng menjadi ikon pusat perbenihan di Indonesia bagian Timur.